Jam

Sabtu, 24 November 2012

10 Agama Dengan Penganut Terbanyak di Dunia


Émile Durkheim
mengatakan bahwa agama adalah suatu
sistem yang terpadu yang terdiri atas
kepercayaan dan praktik yang
berhubungan dengan hal yang suci.

Agama menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia (KBBI) adalah sistem yang
mengatur tata keimanan (kepercayaan)
dan peribadatan kepada Tuhan Yang
Mahakuasa serta tata kaidah yang
berhubungan dengan pergaulan
manusia dan manusia serta
lingkungannya.

Itulah definisi agama menurut Émile
Durkheim dan KBBI, tapi disini
beritaunik tidak mendefinisikan apa itu
Agama seperti yang telah dijabarkan
diatas, namun kami akan menjabarkan

10 Agama terbesar di dunia menurut
jumlah penganutnya, dari data yang
ditemui berikut 10 agama dengan
penganut terbanyak di dunia:

1. Kristen (2.1 milyar)
Agama Kristen adalah sebuah
kepercayaan yang berdasar pada ajaran,
hidup, sengsara, wafat dan kebangkitan
Yesus Kristus. Agama ini meyakini Yesus
Kristus adalah Tuhan dan Mesias, juru
selamat bagi seluruh umat manusia,
yang menebus manusia dari dosa.

2. ♥ Islam ♥ (1.5 milyar)
Pengikut ajaran Islam dikenal dengan
sebutan Muslim yang berarti “seorang
yang tunduk kepada Tuhan”, atau lebih
lengkapnya adalah Muslimin bagi laki-
laki dan Muslimat bagi perempuan.
Islam mengajarkan bahwa Allah
menurunkan firman-Nya kepada
manusia melalui para nabi dan rasul
utusan-Nya, dan meyakini dengan
sungguh-sungguh
bahwa Muhammad
adalah nabi dan rasul terakhir yang
diutus ke dunia oleh Allah.

3. Agnostic / Agama yang
berpandangan bahwa Tuhan tidak
dapat diketahui (1.1 milyar)
Agnostisisme adalah suatu pandangan
filosofis bahwa suatu nilai kebenaran
dari suatu klaim tertentu yang umumnya
berkaitan dengan teologi, metafisika,
keberadaan Tuhan, dewa, dan lainnya
yang tidak dapat diketahui dengan akal
pikiran manusia yang terbatas. Seorang
agnostik mengatakan bahwa adalah
tidak mungkin untuk dapat mengetahui
secara definitif pengetahuan tentang
“Yang-Mutlak”; atau , dapat dikatakan
juga, bahwa walaupun perasaan secara
subyektif dimungkinkan, namun secara
obyektif pada dasarnya mereka tidak
memiliki informasi yang dapat
diverifikasi.

4. Hindu (1 milyar)
Agama Hindu (Sanskerta: Sanātana
Dharma सनातन धर्म “Kebenaran
Abadi”), dan Vaidika-Dharma
(“Pengetahuan Kebenaran”) adalah
sebuah agama yang berasal dari anak
benua India. Agama ini merupakan
lanjutan dari agama Weda
(Brahmanisme) yang merupakan
kepercayaan bangsa Indo-Iran (Arya).
Agama ini diperkirakan muncul antara
tahun 3102 SM sampai 1300 SM dan
merupakan agama tertua di dunia yang
masih bertahan hingga kini.

5. Buddha (500 juta)
Buddha (Sanskerta: बुद्ध berarti. Mereka
yang Sadar, Yang mencapai pencerahan
sejati. dari perkataan Sanskerta: “Budh”,
untuk mengetahui) merupakan gelar
kepada individu yang menyadari potensi
penuh mereka untuk memajukan diri dan
yang berkembang kesadarannya. Dalam
penggunaan kontemporer, ia sering
digunakan untuk merujuk Siddharta
Gautama, guru agama dan pendiri
Agama Buddha (dianggap “Buddha bagi
waktu ini”). Dalam penggunaan lain, ia
merupakan tarikan dan contoh bagi
manusia yang telah sadar.

6. Indigenous/Agama Adat (450 juta)
Indigenous adalah orang-orang,
komunitas, dan bangsa yang asli di
daerah tertentu. Banyak adat budaya
merupakan minoritas yang menonjol
dalam masyarakat mayoritas-budaya
kebarat-baratan, dan mereka biasanya
bermaksud menuju melestarikan,
menghidupkan, dan meningkatkan
kohesi dan keunikan nilai-nilai
tradisional mereka, sosial dan adat
istiadat, bersama dengan upaya
sungguh-sungguh untuk mengirimkan
pengetahuan ini untuk generasi
mendatang. Agama Indigenous masih
banyak ditemui di kawasan benua
Afrika, Amerika dan Asia.

7. Chinese traditional (400 juta)
Kepercayaan tradisional Tionghoa ialah
tradisi kepercayaan rakyat yang
dipercayai oleh kebanyakan bangsa
Tionghoa dari suku Han. Kepercayaan ini
tidak mempunyai kitab suci resmi dan
sering merupakan sinkretisme antara
beberapa kepercayaan atau filsafat
antara lain Buddhisme, Konfusianisme
dan Taoisme. Kepercayaan tradisional
Tionghoa ini juga mengutamakan
lokalisme seperti dapat dilihat pada
penghormatan pada datuk di kalangan
Tionghoa di Sumatera sebagai pengaruh
dari kebudayaan Melayu.

8. Shinto (27 – 65 juta)
Shinto (神道 Shintō?, secara harfiah
bermakna “jalan/jalur dewa”) adalah
sebuah agama yang berasal dari Jepang.
Dari masa Restorasi Meiji hingga akhir
Perang Dunia II, Shinto adalah agama
resmi di Jepang. Agama Shinto
melibatkan penyembahan kami, yang
bisa diterjemahkan sebagai dewa, roh
alam, atau sekedar kehadiran spiritual.
Sebagian kami berasal dari daerah
setempat dan bisa dianggap sebagai roh
yang mewakili daerah tersebut, namun
kami lainnya mewakili benda-benda dan
proses alami utama, misalnya
Amaterasu, sang dewi matahari.

9. Sikh (25 juta)
Sikhisme (bahasa Punjabi: ਸਿੱਖੀ) adalah
salah satu agama terbesar di dunia.
Agama ini berkembang terutamanya
pada abad ke-16 dan 17 di India. Kata
Sikhisme berasal dari kata Sikh, yang
berarti “murid” atau “pelajar”.
Kepercayaan-kepercayaan utama dalam
Sikhisme adalah: Percaya dalam satu
Tuhan yang pantheistik.
Kalimat pembuka dalam naskah-naskah
Sikh hanya sepanjang dua kata, dan
mencerminkan kepercayaan dasar
seluruh umat yang taat pada ajaran-
ajaran dalam Sikhisme: Ek Onkar (Satu
Tuhan). Ajaran Sepuluh Guru Sikh (serta
para cendekiawan Muslim dan Hindu
yang diterima) dapat ditemukan dalam
Guru Granth Sahib.

10. Yahudi (18 juta)
Yahudi (18 juta)
Yahudiah (Yudaisme) adalah
kepercayaan yang unik untuk orang/
bangsa Yahudi (penduduk negara Israel
maupun orang Israel yang bermukim di
luar negeri). Inti kepercayaan penganut
agama Yahudi adalah wujudnya Tuhan
yang Maha Esa, pencipta dunia yang
menyelamatkan bangsa Israel dari
penindasan di Mesir, menurunkan
undang-undang Tuhan (Torah) kepada
mereka dan memilih mereka sebagai
cahaya kepada manusia sedunia.

Kitab Suci agama Yahudi menuliskan
Tuhan telah membuat perjanjian dengan
Abraham bahwa beliau dan cucu-
cicitnya akan diberi rahmat apabila
mereka selalu beriman kepada Tuhan.

Perjanjian ini kemudian diulangi oleh
Ishak dan Yakub. Dan karena Ishak dan
Yakub menurunkan bangsa Yahudi, maka
mereka meyakini bahwa merekalah
bangsa yang terpilih.
Penganut Yahudi dipilih untuk
melaksanakan tugas-tugas dan
tanggung jawab khusus, seperti
mewujudkan masyarakat yang adil dan
makmur dan beriman kepada Tuhan.
Sebagai balasannya, mereka akan
menerima cinta serta perlindungan
Tuhan. Tuhan kemudian
menganugerahkan mereka Sepuluh
Perintah Allah melalui pemimpin
mereka, Musa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar